Pengukuran Terhadap DPT Berdasarkan Umur


PENGUKURAN TEHADAP DPT BERDASARKAN UMUR
Edi Suryadi
(1306042)
Jurnal Statistika & Probabilitas
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jln. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut 44151 Indonesia

ABSTRAK-Statistika adalah ilmu yang mempelajari cara-cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data serta serta penarikan kesimpulan berdasarkan sifat- sifat data. Di dalam penyajian data statistik ada yang disebut dengan distribusi frekuensi, distribusi frekuensi adalah suatu susunan data dimulai dari data terkecil sampai data terbesar dan membaginya ke dalam beberapa kelas.
Dalam hal ini, akan dipaparkan mengenai contoh kasus dalam mengukur DPT berdasarkan umur. Data tersebut dilakukan dengan langsung melihat dari file DPT.
Kata Kunci Mengukur DPT berdasarkan umur

BAB I PENDAHULUAN
DPT adalah Daftar Pemilih Tetap yang merupakan data kependudukan yang dimiliki pemerintah dan juga pemerintah daerah serta sudah diupdate oleh KPU sebagai keperluan untuk pemilu. Daftar Pemilih Tetap berisi nama-nama dari masyarakat Indonesia yang memiliki hak pilih atau hak suara yang bisa mereka gunakan untuk berpartisipasi dalam pemilu  untuk memilih wakil rakyat. Artinya, bahwa hanya orang-orang yang namanya terdaftar di dalam DPT saja yang boleh dan berhak ikut Pemilu.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Statistika adalah ilmu yang mempelajari cara-cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data serta serta penarikan kesimpulan berdasarkan sifat-sifat data. Dalam statistika dikenal dengan adanya populasi dan sampel. Populasi adalah keseluruhan objek yang akan diteliti, sedangkan sampel adalah sebagian dari objek yang akan diteliti dan diharapkan memberikan gambaran tentang sifat dari keseluruhan objek/populasi.
Dalam jurnal ini akan dijelaskan tentang data yang disajikan dengan distribusi frekuensi, ukuran pemusatan data dan letak data.
Distribusi frekuensi adalah suatu susunan data dimulai dari data terkecil sampai data terbesar dan membaginya ke dalam beberapa kelas, dalam data nilai ini, data akan diubah kedalam tabel ditribusi frekuensi dan juga akan dihitung pusat data serta letak data.



BAB III
KERANGKA KERJA KONSEPTUAL

1.      Pengumpulan Data
Pengumpulan data dilaksanakan dalam satu waktu pada tanggal 25 Maret 2015 Pengumpulan data dilakukan langsung dengan melihat ukuran dari sebuah file sehingga terkumpul 50 data ukuran berdasarkan umur.
2.      Merekap Data
Setelah data tersebut terkumpul, kemudian data tersebut direkap.
3.      Pembuatan Tabel Distribusi Frekuensi
4.      Penghitungan Ukuran umur.


BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

1.      Menyajikan data dalam tabel Distribusi Frekuensi
      Diketahui 50 data hasil pengukuran tiap DPT sebagai berikut :

Tabel 4.1:Ukuran umur (DPT)
60
86
23
22
24
30
24
67
36
35
18
46
44
18
25
43
33
17
36
32
29
48
44
44
23
22
67
80
78
64
57
57
54
51
48
48
46
41
40
37
35
35
33
33
30
29
28
28
27
25

Data tersebut diperoleh dari hasil pengukuran dengan melihat ukuran pada 50 angka  umur (DPT)  kemudian setiap ukuran ditulis dalam kertas, dengan memproleh hasil sebanyak 50 data. pada tabel  diatas nilai minimum 17 dan nilai maksimum 86 yang paling sering muncul adalah
  • Nilai minimal = 17
  • Nilai maksimal = 86
  • Range = 86 - 17 = 69
  • Kelas : 2k50, k=6, 7, dst. dipilih k=6
  • Interval = 69/6 = 11.5


Tabel 1. Distribusi Frekuensi
Rekap Data Dalam Tabel
Tepi Bawah
Tepi Atas
Turus
Frekuensi
17
28.4
lllll lllll llll
14
28.5
39.9
lllll lllll llll
14
40
51.4
lllll lllll ll
12
51.5
62.9
llll
4
63
74.4
lll
3
74.5
86
lll
3
TOTAL
50

          Tabel 2. Distribusi Frekuensi Relatif
Tabel Distribusi Frekuensi Relatif
Tepi Bawah
Tepi Atas
Frekuensi
Frekuensi Relatif
17
28.4
14
28%
28.5
39.9
14
28%
40
51.4
12
24%
51.5
62.9
4
8%
63
74.4
3
6%
74.5
86
3
6%
TOTAL
100%
                                                                                                                 
Frekuensi relatif = frekuensi/50
Tabel 3. Distribusi Kumulatif Kurang Dari
   
Kurang Dari  ≤
Frekunsi Kumulatif
≤16.9
0
≤28.4
14
≤39.9
28
≤51.4
40
≤62.9
44
≤74.4
47
≤86
50

Tabel 4. Distribusi Kumulatif Lebih Dari

Lebih Dari  ≥
Frekuensi Kumulatif
≥16.9
50
≥28.4
36
≥39.9
22
≥51.4
10
≥62.9
6
≥74.4
3
≥86
0

Tabel 5. Frekuensi
Histogram Frekuensi
Tepi Bawah
Tepi Atas
Batas Bawah
Batas Atas
Frekuensi
17
28.4
16.95
28.45
14
28.5
39.9
28.45
39.95
14
40
51.4
39.95
51.45
12
51.5
62.9
51.45
62.95
4
63
74.4
62.95
74.45
3
74.5
86
74.45
86.5
3




Gambar 1. Grafik Histogram Frekuensi


Tabel 6. Nilai Tengah
Nilai tengah = (tepi bawah+tepi atas)/2
POLIGON FREKUENSI
Tepi Bawah
Tepi Atas
Nilai Tengah
Frekuensi


11.55
0
17
28.4
22.7
14
28.5
39.9
34.2
14
40
51.4
45.7
12
51.5
62.9
56.7
4
63
74.4
68.7
3
74.5
86
79.7
3


86.5
0



Gambar 2. Grafik Poligon Frekuensi


Tabel 7. Ogif kurang dari
Kurang Dari  ≤
Frekunsi Kumulatif
≤16.9
0
≤28.4
14
≤39.9
28
≤51.4
40
≤62.9
44
≤74.4
47
≤86
50



Gambar 3. Grafik Ogif Kurang Dari


Tabel 8. Ogif lebih dari
Lebih Dari  ≥
Frekuensi Kumulatif
≥16.9
50
≥28.4
36
≥39.9
22
≥51.4
10
≥62.9
6
≥74.4
3
≥86
0



Gambar 4. Grafik Ogif Lebih Dari



9. Tabel Frekuensi

HISTOGRAM FREKUENSI
TB
TA
BB
BA
Frekuensi
 ∑
Frekuensi Kumulatif
NILAI TENGAH
17
28,4
16,95
28,45
14
317,8
14
22,7
28,5
39,9
28,45
39,95
14
478,8
28
34,2
40
51,4
39,95
51,45
12
548,4
40
45,7
51,5
62,9
51,45
62,95
4
228,8
44
57,2
63
74,4
62,95
74,45
3
206,1
47
68,7
74,5
86
74,45
86,5
3
240,75
50
80,25
2020,65





KESIMPULAN

Berdasarkan kajian, tinjauan teori yang dimiliki, serta dari hasil analisis dan pengembangan terhadap data ukuran umur yang diolah dengan distribusi frekuensi, maka dibuktikan bahwa penyajian data akan lebih mudah dan keakuratannya menjadi lebih baik. Namun jika ada satu kesalahan saja dalam penghitungan data, maka proses penghitungan selanjutnya akan lebih susah untuk diperbaiki. Jadi kita harus hati-hati dalam menghitung data ukuran diatas dengan teliti.
.
UCAPAN TERIMAKASIH

Penulis mengucapkan terimakasih kepada kedua orang tua tercinta dan Saudara saya yang sudah memberikan dorongan, motivasi dan tak pernah   henti hentinya memberikan Doa untuk penulis, terutama Kakak yang sudah banyak memberikan motivasi, dukungan moril, materil yang tak pernah henti selama penyusunan tugas ini, serta terima kasih kepada bapak Eri Satria yang telah memberikan waktu lagi untuk mengumpulkan tugas.



DAFTAR PUSTAKA


zaneta9bp2.blogspot.com/p/contoh-tabel-distribusi-frekuensi_2795.html
kepanjangandari.com/dpt-kenegaraan/politik/
yokmaribelajar.wordpress.com/2012/12/23/tabel-dan-grafik/